Jumat, 15 Mei 2009

Louis Pasteur

Louis Pasteur
Sang Pematah Teori Generatio Spontanae
Oleh :
Sinta Sasika Novel
Mahasiswa Biologi FMIPA-UNPAD

Pada abad ke-19, Louis Pasteur adalah ilmuan paling terkenal pada masa itu. Ia dianggap sebagai pendiri ilmu mikrobiologi.
Penemuan dunia mikrooganisme menimbulkan perdebatan mengenai asal mula kehidupan. Dari mana datangnya mikroorganisme tersebut? Teori abiogenesis menyatakan bahwa mikroorganisme tersebut berasal dari benda mati, teori ini mengacu pada dugaan bahwa mikroorganisme muncul sebagai akibat dari dekomposisi jaringan tumbuhan dan hewan yang telah mati. Pemikiran generasi spontan dicetuskan oleh bangsa Yunani kuno yang meyakini bahwa daging yang membusuk menghasilkan belatung.
Banyak peneliti dan ilmuan yang tidak menyetujui teori abiogenesis dan menyatakan teori biogenesis menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya, teori ini menentang teori abiogenesis (generatio spontanae).
Lazaro Spallanzani (1729-1799), percobaan Spallanzani dengan mendidihkan kaldu daging yaitu larutan nutrien dalam labu selama satu jam lalu wadah itu ditutup rapat-rapat maka tidak terdapat jasad renik di dalam labu tersebut. Frans Schultze (1815-1873), percobaan yang dilakukan Schultze yaitu melalukan udara melewati larutan asam pekat ke dalam labu berisi kaldu daging yang didihkan maka tidak ada mikroorganisme yang tumbuh karena mikrooganisme tersebut terbunuh oleh asam. Theodor Schwann (1810-1882), percobaan yang dilakukan Schwann yaitu melalukan udara melalui tabung membara ke dalam labu berisi kaldu daging yang dididihkan maka tidak ada mikroorganisme yang tumbuh karena mikrooganisme tersebut terbunuh oleh panas. John Tyndall (awal tahun 1870an), percobaan yang dilakukan Tyndall dengan membuat kotak bebas debu dan meletakkan tabung-tabung berisi kaldu steril di dalamnya. Selama udara tersebut bebas debu maka selama itupula kaldu di dalamnya tetap steril. Partikel debu mengendap dan tertahan pada tabung yang berlekuk-lekuk yang menuju ke dalam kotak sehingga mikroorganisme. Teori-teori yang dikemukan tersebut tidak dapat mematahkan teori abiogenesis namun karena Pasteur meyakini kalau makhluk hidup tersebut bukan berasal dari benda mati.
Louis Pasteur di laboratoriumnya mengembangkan “leher angsa” dan air kaldu di dalamnya. Pasteur memeanaskan air kaldu itu dan udara ‘tanpa perlakuan dan tanpa disaring’ dibiarkan lewat keluar masuk. Tak ada mikroorganisme dalam larutan tersebut. Alasannya bahwa partikel-partikel debu yang mengandung mikroorganisme tidak mencapai air kaldu. Pasteur mengatakan bahwa mikroorganisme mengendap dalam bagian leher tabung angsa yang berbentuk U dan aliran udara demikian berkurangnya sehingga partikel-partikel tadi tidak terbawa ke dalam labu yang berisi air kaldu.


Pasteur langsung melaporkan tulisannya di Universitas Sorbonne di Paris pada tanggal 7 April 1864. Labu-labu penelitiannya tidak menunjukan adanya tanda-tanda kehidupan “Karena aku telah melindunginya dari mereka dan aku masih terus menjaganya agar terhindar dari mereka, yaitu benda yang ada di luar kekuasaan manusia untuk menciptakannya. Aku telah melindungi mereka dai nutfah yang melayang-layang di udara, aku telah menghindarkan mereka dari kehidupan”. Pasteur pun melontarkan pernyataan yang mengena kepada para ilmuan yang tidak sependapat dengannya “Tidak ada suatu keadaan apapun sebagaiaman dikenal pada masa kini uang dapat mengiakan bahwa makhluk-makhluk mikroskopis itu menjelma di dunia ini tanpa nutfah, tanpa induk seperti dirinya sendiri. Mereka yang menganut hal ini telah menjadi korban ilusi, seperti percobaan-percobaan yang kurang cermat, dikaburkan oleh kesalahan-kesalahan yang mereka tidak sanggup melihatnya dan tidak tahu bagaimana cara menghindarinya”.
Teori biogenesis akhirnya diterima dan mematahkan teori abiogensis yang telah berabad-abad dipercayai oleh banyak ilmuan dan peneliti. Karya-karya besar mulai bermunculan dari sang jenius Pasteur. Fermentasi yang selama ini ditekuninya mulai berkembang, perubahan gula menjadi alkohol oleh ragi seperti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar